Nama : Aulyana Ika Ramadhani
Puja Lestari
Kelas : XI MIPA 2
Materi no 1 :
Mengidentifikasi Mengenai Masa Awal Kedatangan Jepang dengan Membuat Garis Waktu
ke Datangan Jepang
-
16
Desember 1941 - Jepang menginvasi British Borneo di pulau Kalimantan
-
11
Januari 1942 - Jepang menginvasi Hindia Belanda dan Kalimantan Belanda
-
19
Januari 1942 - Jepang merebut Kalimantan Utara
24 24 Januari 1942 dan 29 Januari 1942 - Balikpapan dan Pontianak, masing-masing berhasil dikuasa oleh Jepang
2 Februari 1942 - Jepang menginvasi pulau Jawa di Hindia Belanda
3 Februari 1942 dan 10 Februari 1942 - Samarinda dan Banjarmasin yang di rebut oleh Jepang dari Belanda
-
14
Februari 1942 - Jepang menginvasi Sumatera di Hindia Belanda
-
19
Februari 1942 - Serangan udara Jepang terbesar sejak Pearl Harbor terjadi
terhadap Darwin, Australia; Jepang juga menginvasi Bali
27 Februari - 1 Maret - Kemenangan angkatan laut Jepang dalam Pertempuran Laut Jawa karena kapal perang AS terbesar di Timur Jauh tenggelam
Jepang menduduki wilayah Teluk Banten di Jawa Barat dan Kragan di Jawa Tengah pada awal Maret 1942.
-
8
Maret 1942 - Belanda di Jawa menyerah kepada Jepang di Kalijati Subang Jawa
Barat
11 Januari 1942. Keesokan harinya, wilayah Tarakan berhasil diduduki Jepang yang segera merembet ke wilayah-wilayah Indonesia lainnya, termasuk Maluku di kawasan timur
11 Januari 1945 - Serangan udara terhadap pangkalan Jepang di Indocina oleh pesawat berbasis US Carrier.
Sumber :
https://sosromarutto.blogspot.com/2020/12/perang-pasifik-antara-sekutu-dan.html
https://tirto.id/sejarah-jepang-masuk-ke-indonesia-kapan-tujuan-kronologi-goLR
Materi no 2 : Faktor Pendorong Jepang
Menjadi Negara Imperialis
-
Terjadinya Kelaparan di
Negeri Jepang
Jepang banyak meniru amerika di berbagai
bidang, termasuk dalam bidang industri. Saat Jepang menjadi semakin pesat jadi
sebagain tanah hijau jepang dialih fungsikan jadi lahan industri, karenanya
Jepang mengalami krisis pangan.
Korea adalaha negara tetangga Jepang punya
tanah yang subur dan sumber pangan berlimpah, jepang pun melakukan impor bahan
pangan dari negara Korea, namun tidak mungkin Jepang terus menerus melakukan
impor karena nantinya akan merugikan negara Jepang sendiri, Jepang pun terbesit
untuk menguasai Korea dengan menjadi negara imperialis agar warga Jepang tidak
terkena bahaya kelaparan
-
Jepang Butuh Lahan Pasar
dan Lahan Penanaman Modal
Jepang adalah negara industri dengan itu
Jepang perlu lahan pasar untuk memproduksikan barangnya, tidak mungkin ia
memasarkan ke negara nya sendiri.
Kita tahu bahwa negara China adalah salah
satu negeri penduduk yang terbanyak, ini sangat cocok bila Jepang melakukan
pemasaran ke China, oleh karena itu jepang berfikir bahwa jika mereka melakukan
Imperialisasi ke China mungkin bisa membuahkan hasil produksi yang besar,
karena letaknya yang jauh juga membuat Jepang berfikir turut menanamkan modal
industri di negara China.
-
Produk Jepang Terhalang
Oleh Kuota Impor
Jepang menaikkan tarif produk bagi negeri
sendiri ( Politik Dumping ), saat sadar bahwa negara Jepang menjadi lahan
pasar, taktik itu menjadi luluh lantah dan produk Jepang tidak laku terjual,
para pedagang Jepang yang menjual dengan harga murah banyak mengalami
kebangkrutan sehingga kekayaan negara jadi turun.
Dengan adanya pembatasan produk-produk
jepang oleh negara pasar, negara jepang mulai meyakini bahwa menjadi negara
imperialis adalah pilihan tepat untuk memasarkan produk mereka.
-
Pekerja Jepang
Terbengkalai di Negeri Orang
Para pekerja Jepang tang berkualitas namun
hanya mendapatkan gaji yang murah jadi masalah di negeri pasar. Banyak pedagang
lokal yang jadi pengangguran akibat masuknya pekerja Jepang yang handal namun
murah, karena itu dilakukan lah proses penyeleksian ketat bagi yang ingin
bekerja di negerinya. Ini efektif tapi hal ini jadi buat pekerja Jepang
terbengkalai dan terlantar di negeri orang karena tidak dspat pekerjaan. Ini
sangat disayangkan oleh kaisar Jepang, sehingga ia terbesit mengubah negaranya
menjadi negara imperialis agar pekerja Jepang busa kerja lagi.
-
Adanya ajaran Hakko I
Chiu
Mayoritas agama penduduk Jepang adalah
Shinta yang merupakan agama asli Jepang. Di agama tersebut ada ajaran yang
membuat mereka terbesit untuk menjadi negara imperialis, yaitu ajaran Hakko I
Chiu dimana mereka meyakini bahwa seluru dunia adalah keluarga dan Jepang
sebagai kepala keluarga ini membuat jepang punya tekat yang tinggi untuk jadi
negara imperialis.
Sumber : https://tulisan.fadillaharsa.id/2019/08/faktor-pendorong-jepang-menjadi-negara-imperialis/
Materi no 3 : Menganalisis Kehidupan Sosial Politik Ekonomi Budaya Massa Jepang
- ASPEK SOSIAL
Pemerintahan Jepang saat itu mencetuskan
kebijakan tenaga kerja romusha. Romusha adalah sistem kerja yang paling kejam
selama bangsa Indonesia ini dijajah. Tetapi, pada awalnya pembentukan romusha
ini mendapat sambutan baik dari rakyat
Indonesia, justru banyak yang bersedia untuk jadi sukarelawan. Namun semua itu
berubah ketika kebutuhan Jepang untuk berperang meningkat.
Selain romusha, Jepang juga membentuk
Jugun Ianfu. Jugun Ianfu adalah tenaga kerja perempuan yang direkrut dari
berbagai Negara Asia seperti Indonesia, Cina, dan korea. Perempuan-perempuan
ini dijadikan perempuan penghibur bagi tentara Jepang. Sekitar 200.000
perempuan Asia dipaksa menjadi Jugun Ianfu.
- ASPEK BUDAYA
Pemerintahan Jepang pernah mencoba
menerapkan kebudayaan memberi hormat ke arah matahari terbit kepada rakyat
Indonesia. Dalam masyarakat Jepang,
kaisar memiliki tempat tertinggi, karena diyakini sebagai keturunan Dewa
Matahari. Jepang berusaha menerapkan nilai-nilai kebudayaannya kepada bangsa
Indonesia. Tetapi langsung mendapat pertentangan dan perlawanan dari masyarakat
di Indonesia. Bangsa kita ini hanya menyembah Sang Pencipta, yaitu Tuhan Yang
Maha Esa.
- ASPEK EKONOMI
Sewaktu Indonesia masih di bawah
penjajahan Jepang, sistem ekonomi yang diterapkan adalah sistem ekonomi perang.
Tujuan Jepang melakukan penguasai sumber-sumber bahan mentah dari berbagai
wilayah Indonesia adalah untuk menghadapi Perang Asia Timur Raya, Squad.
Wilayah-wilayah ekonomi yang sanggup memenuhi kebutuhannya sendiri merupakan
wilayah yang masuk ke dalam struktur ekonomi yang direncanakan oleh Jepang.
Kalau di bidang moneter, pemerintah Jepang berusaha untuk mempertahankan nilai
gulden Belanda.
- ASPEK POLITIK
Pada masa pendudukan Jepang, pemerintah
Jepang selalu mengajak bekerja sama golongan-golongan nasionalis. Hal ini jelas
berbeda dibandingkan pada masa pemerintahan Hindia-Belanda. Golongan nasionalis
mau bekerja sama dengan pemerintahan Jepang karena Jepang banyak membebaskan
pemimpin nasional Indonesia dari penjara, seperti Soekarno, Hatta, dan juga
Sjahrir.
Sumber : https://www.ruangguru.com/blog/kehidupan-bangsa-indonesia-masa-pendudukan-jepang
Komentar
Posting Komentar